Jayapura, Bimas Islam --- Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama kembali meresmikan kampung zakat yang ke 18 di Distrik Muaratami, Jayapura, Papua.
Program kampung zakat ini bersinergi dengan program Kemenag, Kita Cinta Papua dan Program Percontohan (Proper) Bimas Islam. Hal ini disampaikan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Tarmizi Tohor saat sambutan pada acara peresmian Proper Desa Binaan di Distrik Muaratami, Jayapura.
Program ini memiliki tujuan untuk mensinergikan program dana sosial keagamaan Ziswaf (Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf) dengan program pemerintah seperti layanan ZISWAF di Kantor Urusan Agama dan penyuluh Agama Islam dalam hal sosialisasi dan bimbingan.
"Program Kampung Zakat telah hadir sejak 2018 dan telah bekerjasama dengan 27 BAZNAS pusat, provinsi dan 25 Lembaga Amil Zakat untuk 3.601 Dhuafa di 14 lokasi. Untuk di wilayah Papua ada 3 lokasi di Raja Ampat Papua Barat, Nabire dan Muara Tami,” ujar Tarmizi.
Tarmizi menambahkan bahwa Program ini nantinya akan mensinergikan antara Kementerian Agama dengan lembaga-lembaga pengelola Zakat (Forum Zakat, BAZNAS & LAZ), Kementerian Agama Kantor Wilayah Provinsi Papua & Pemerintah Daerah setempat sebagai Koordinator dan Fasilitator dengan tujuan penanganan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan zakat (aspek Kesehatan, Pendidikan, Dakwah, Ekonomi & Sosial).
"Nantinya program ini juga akan menambahkan unsur wakaf mengingatkan jumlah tanah wakaf yang sangat begitu besar dan ribuan nazir. Begitu pula kita perlu mendorong peran para penyuluh Agama Islam di kota Jayapura untuk membina dan menjadi pendamping program pemberdayaan dana ZISWAF bekerja sama dengan BAZNAS, BWI, LAZ dan Para Nazir" tegasnya.
(iqbal fadli muhammad)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



