Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Rakornas (Rapat Koordinasi Nasional) Program Bina Keluarga Sakinah di Jakarta, Senin (26/2/2024).
“Revitalisasi KUA harus terus digenjot, terutama terkait peningkatan kualitas pelayanan kepada umat. Program prioritas Kementerian Agama ini harus menjadi tempat yang benar-benar layak dan nyaman bagi masyarakat untuk mendapat berbagai layanan keagamaan,” ujarnya.
Lebih lanjut Nuruzzaman menjelaskan, Revitalisasi KUA tidak hanya fokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan program layanan.
“Peningkatan kualitas SDM KUA sangat penting untuk memastikan bahwa mereka memiliki kompetensi yang dibutuhkan dalam memberikan pelayanan kepada umat,” paparnya.
Selain itu, menurutnya, program layanan KUA perlu diperluas dan diimbangi dengan inovasi, agar dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks.
Nuruzzaman optimis, dengan revitalisasi yang berkelanjutan, KUA dapat menjadi pusat layanan keagamaan yang prima dan inklusif bagi seluruh umat beragama.
Msk/Mr



