Jakarta, Bimas Islam --- Gelombang semangat gairah Islam yang mulai naik harus dimanfaatkan oleh BAZNAS mengingat potensi zakat yang mencapai 233 Triliun setiap tahunnya, sehingga calon anggota BAZNAS periode 2020-2025 harus memiliki langkah strategis. Hal ini disampaikan oleh staf khusus Menteri Agama Kevin Haikal pada acara Temu Konsultasi Kementerian Agama dan BAZNAS di hotel Aryaduta Jakarta pada 11-12 November 2020.
Giat ini bertujuan untuk sharing dan diskusi mengenai rencana strategis periode BAZNAS selanjutnya, dan dihadiri delapan anggota BAZNAS 2020-2025 dari unsur masyarakat dan tiga anggota BAZNAS dari unsur pemerintah, perwakilan sekertariat BAZNAS dan perwakilan forum zakat.
“Empat tantangan bagi calon anggota BAZNAS, yaitu optimalisasi teknologi, pelaporan dan transparansi, penyaluran zakat dan mendorong legalitas lembaga zakat. Hal-hal ini harus bisa segera di kerjakan secara bersinergi antara BAZNAS, Lembaga Amil Zakat dan program-program pemerintah,” ujarnya.
Kevin menambahkan, kepengurusan BAZNAS 2020-2025 harus beriringan dalam melaksanakan program dan sesuai dengan program pemerintah khususnya rencana strategis Kementerian Agama. Sehingga tidak ada lagi opini negatif dari masyarakat terkait pengelolaan zakat di BAZNAS.
(iqbal fadli muhammad)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



