Jambi, Bimas Islam – Moh. Idrawan Husairi, warga Kota Jambi mengaku bahagia atas digelarnya Seleksi Tilawatil Qur’an dan Al-Hadits (STQH) Nasional ke-27 di daerahnya. Menurutnya, penyelenggaraan STQH itu dapat meningkatkan perputaran roda ekonomi.
"Event nasional ini memberi peluang ekonomi bagi masyarakat di Provinsi Jambi," katanya kepada bimasislam, Rabu (1/11/23).
Menurutnya, kehadiran 34 kafilah dengan 736 peserta, dewan hakim serta dewan pengawas 69 orang, pendamping, dan panitia tentu memberi dampak positif di sektor ekonomi. "Sebab orang sebanyak itu pasti membutuhkan barang mulai dari kuliner hingga jasa," tuturnya.
Alumnus Fakultas Pertanian Universitas Jambi (1993-2000) itu mencontohkan, hotel-hotel terisi penuh, mobil sewaan laris-manis, dan beragam cendera mata, hingga kuliner khas Jambi yang dinikmati qari, qariah, hafiz, dan hafizah dari berbagai daerah di Nusantara.
"Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga pengusaha rental kendaraan juga mendapat manfaat dari kegiatan ini. Begitu juga yang punya kuliner dan tempat wisata," ujarnya.
Sebelumnya, Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama (Kemenag), Eny Retno Yaqut Cholil Qoumas membuka Pameran STQH dan Halal Food di Jambi pada Senin (30/10/2023).
Menurutnya, pameran itu membuka peluang bagi UMKM yang memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi.
“Kami berharap, produk yang ditampilkan di stan-stan pameran ini diminati masyarakat dan membantu mempromosikan usaha UMKM,” ujarnya.
Pameran yang digelar di Arena Utama H. Abdurrahman Sayoeti itu memiliki 50 stan termasuk lima stan yang merupakan bagian dari Kementerian Agama, seperti stan dari Direktorat Penerangan Agama Islam.
An/Mr



