Hal itu disampaikannya dalam pembukaan Seleksi Tilawatil Qur'an dan Musabaqah Hadist (STQH) Nasional XXVII di Jambi, Senin (30/10/2023).
"LPTQ harus menjadi pusat kegiatan berkelanjutan untuk mempromosikan pemahaman yang lebih dalam terhadap Al-Qur'an dan Hadis," kata Menag.
Menurutnya, LPTQ memiliki peran penting dalam memperkuat literasi Al-Qur'an dan Hadis di masyarakat. LPTQ merupakan bagian dari kebijakan negara dalam mendukung pembangunan nasional.
"Literasi Al-Qur'an sejalan dengan visi dan misi pembangunan nasional yang bertujuan mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan Pancasila," ungkapnya.
Terkait itu, Menag mendorong LPTQ merancang peta jalan penguatan literasi Al-Qur'an dan Hadis.
"LPTQ harus menjadi garda terdepan dalam memperkuat literasi Qur'an dan Hadis di tengah masyarakat," pungkasnya.
Msk/Mr



