Gorontalo, Bimas Islam --- Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gorontalo Utara, Rahmat mengatakan saat pandemi Covid-19, tidak menghalangi Baznas Kabupaten Gorontalo Utara untuk melakukan pengumpulan dan penyaluran dana zakat.
Rahmat menyatakan dari segi pengumpulan, BAZNAS Kab Gorontalo Utara berasal dari pengumpulan dana dari zakat Aparatur Sipil Negara. Strategi lainnya adalah bekerja sama dengan masjid, kantor-kantor pemerintahan maupun swasta untuk pengumpulan zakat dan infak melalui program Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan kotak amal yang disediakan pada lokasi strategis.
“Rencana jangka panjangnya untuk mendongkrak pengumpulan, BAZNAS Kab Gorontalo Utara mengusulkan Perda Zakat pada tahun 2021. Adapun untuk bantuan operasional mendapatkan 150 juta setiap tahunnya dari pemerintah daerah,” katanya, Selasa (05/01).
Rahmat menjelaskan, Baznas yang berlokasi di sebelah utara provinsi Gorontalo memiliki masyarakat yang diberdayakan dengan mayoritas berprofesi sebagai nelayan, buruh dan petani. Total pengumpulan zakat tercatat dalam kurun waktu 1 tahun mencapai 1 miliar, 389 juta sedangkan untuk infak terkumpul 220 juta.
“Baznas Kab Gorontalo Utara sejak 2019 memiliki program unggulan dalam penyaluran dan pendistribusian seperti renovasi 13 rumah tidak layak huni bagi mustahik. Khususnya di masa pandemi ini, bantuan seperti pemberian paket sembako, bantuan biaya kesehatan dalam bentuk uang tunai, serta bantuan ekonomi seperti pengadaan gerobak, kios untuk berjualan makanan hingga bantuan pengadaan sepeda bagi pedagang kue keliling dan pengadaan becak motor/bentor untuk transportasi jasa,” katanya.
Dalam aspek advokasi dan dakwah, Baznas Kab Gorontalo Utara juga memiliki program pengiriman mubalig di setiap kecamatan dan sosialisasi literasi zakat di kalangan masyarakat. Begitu pula aspek pendidikan, pemberian beasiswa bagi duafa dari tingkat sekolah dasar, menengah hingga atas. Program yang sedang berjalan adalah pembuatan perahu bagi nelayan untuk memudahkan dalam mencari ikan. Baznas turut mengadakan pembinaan secara rutin dalam aspek peningkatan kompetensi dalam hal keuangan ekonomi dan ruhiyah keagamaan.
Maryam Hamid selaku Kasi Pemberdayaan zakat wakaf Kanwil Kementerian Agama Gorontalo, turut mengapresiasi kinerja Baznas Kab Gorontalo Utara. Dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatannya selalu melibatkan Kementerian Agama, Bupati, Wakil Bupati, Camat, Kepala Desa hingga Tokoh masyarakat. Agenda terakhir pada Desember 2020 lalu, melakukan penyerahan perahu bagi nelayan dan penyerahan rumah hasil renovasi. Diharapkan pada tahun 2021 bisa meningkatkan pengumpulan dan penyaluran zakat.
(iqbal fadli muhammad)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



