Selain berfungsi sebagai tempat pendaftaran nikah, KUA Ciawi juga menyediakan ruang pameran khusus bagi UMKM binaan sejumlah Lembaga Amil Zakat. Ruang ini bukan hanya untuk promosi, melainkan juga sebagai wujud komitmen KUA dalam pemberdayaan ekonomi umat.
Inisiatif pembangunan KUA Ciawi yang modern dan inklusif ini diharapkan dapat memberi dampak positif bagi masyarakat setempat, menjadikan KUA bukan sekadar tempat administratif, tetapi juga pusat pelayanan keagamaan yang berdaya.
Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Kementerian Agama, Zainal Mustamin, mengungkapkan, pembangunan KUA Ciawi tersebut bertujuan untuk meningkatkan layanan keagamaan bagi masyarakat setempat. Ini merupakan langkah penting untuk mengubah persepsi bahwa KUA hanya tempat pendaftaran nikah.
"Pembangunan KUA ini dilakukan untuk memastikan layanan yang optimal bagi masyarakat. Kini, KUA tidak hanya menyediakan layanan nikah, tetapi juga menawarkan berbagai layanan keagamaan, seperti Balai Nikah dan Layanan Manasik Haji," ujar Zainal saat berkunjung ke Kantor KUA Ciawi, Rabu (22/11/2023).
Zainal menjelaskan, pembangunan KUA Ciawi dilakukan melalui skema SBSN, memungkinkan pemberian layanan berkualitas. Gedung baru tersebut diharapkan tidak hanya menjadi simbol fisik yang megah, tetapi juga mencerminkan komitmen penuh dalam memberi layanan keagamaan yang optimal kepada masyarakat.
"Melihat persiapan kantor KUA yang telah dibangun menggunakan sistem SBSN, gedung ini sungguh megah. Semoga dapat dimanfaatkan dengan pelayanan yang baik," tambah Zainal.
Ba/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



