Adib mengatakan, program kerja sama tersebut menargetkan masjid-masjid untuk memiliki konsep dalam penanggulangan bencana, dengan menyesuaikan tata ruang dan arsitektur.
“Bagaimana masjid-masjid kita, utamanya para takmir, memiliki _mindset_ dalam penanggulangan bencana, maka kita membangun literasi di kalangan para takmir maupun jemaah masjid. Seperti bagaimana sebaiknya tata ruang dan arsitektur masjidnya sehingga bisa menanggulangi bencana alam,” ujar Adib.
Adib mengungkapkan, Kemenag akan meningkatkan literasi kebencanaan di kalangan aktivis, takmir, dan jemaah masjid. Berikutnya, Kemenag akan bekerja sama menerbitkan buku terkait pengelolaan masjid yang tanggap bencana alam, serta melakukan bimbingan teknis dengan para ahli dan pihak terkait mengenai penanggulangan bencana di masjid.
Adib melanjutkan, program ini bukan hanya terkait kebencanaan, tetapi juga terkait kesejahteraan masyarakat dan penanganan kesenjangan sosial.
Adib berharap, masjid tidak hanya menjadi pusat syiar Islam yang toleran, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan masyarakat.
“Kita harapkan masjid atau tempat-tempat ibadah tidak hanya menjadi pusat syiar Islam yang toleran, tapi juga menjadi pusat pemberdayaan masyarakat untuk mengidentifikasi terkait dengan kebencanaan. Sebab, Indonesia termasuk negara yang sangat rentan bencana,” pungkas Adib.
Fn/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



