Menurutnya, kesehatan reproduksi merupakan salah satu bagian dari program ketahanan keluarga yang akan berdampak pada penurunan angka stunting.
Demikian disampaikannya dalam kegiatan Training of Trainer Komunikasi Antar Pribadi (ToT-KAP) untuk Tokoh Agama dan Imam Masjid di Tangerang Selatan, Rabu (25/10/2023).
“Data dari Kominfo, tokoh agama menempati angka 75,9% dipercaya dan 17,2% sangat dipercaya di tengah masyarakat. Angka tersebut menjadi indikator bahwa tokoh agama dapat mendukung program Kemenkes terkait layanan kesehatan primer agar pengaruhnya besar di masyarakat,” paparnya.
Sementara itu, Ketua Tim Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Kesehatan Kemenkes, Devi Ratnawati mengatakan, pihaknya telah memberi ruang bagi tokoh agama untuk dapat terlibat dalam tranformasi layanan kesehatan.
“Termasuk kampanye kesehatan terkait pentingnya imunisasi. Tokoh agama bisa mengampanyekan hal itu dan kami telah menggelar sejumlah webinar bagi tokoh agama agar terlibat dalam transformasi layanan kesehatan,” ujarnya.
Menurut Devi, pelibatan tokoh agama dalam program-programnya akan memberi pengaruh besar terhadap masyarakat.
Langkah itu diambil, imbuh Devi, agar tokoh agama dapat memberi pengaruh ke masyarakat.
"Pengetahuan tentang manfaat, jadwal, efektivitas, dan dampak jika tidak imunisasi perlu diketahui masyarakat. Sebab saling berkaitan dengan penurunan angka stunting. Untuk itu, kami berharap tokoh agama dapat mendukung program Kemenkes,” pungkasnya.
Wcp/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



