Padang, Bimas Islam --- Anak berumur 12 tahun asal Tanah Minang ini tidak pernah menyangka, kegigihannya qori sejak umur 7 tahun membuahkan hasil manis. Adalah Afdholul Zikri Nurhadi, peserta dari kafilah Sumatera Barat berhasil menembus babak final MTQ Nasional ke-28 Cabang Tilawah Golongan Tartil.
Kepada bimasislam, anak yang akrab dipanggi Zikri ini menceritakan kisah perjuangannya hingga menjadi bagian dari Kafilah Sumbar. Ia mengisahkan jika, ia pernah beberapa kali gagal namun tak pernah ada kata menyerah dalam dirinya.
“Alhamdulillah, setelah berkali-kali gagal, saya terus mencoba lagi dan lagi hingga akhirnya sampai disini (final-red),” ungkap Zikri, Kamis (19/11) di Aula Rohana Kudus, Sumatera Barat.
Dengan mata berkaca-kaca, Zikri melanjutkan kisahnya bagaimana kerasnya berlatih agar dapat menebus kegagalan yang pernah ia alami. Di bawah didikan Asril Arief, setiap sore sampai jam satu dini hari, anak seorang guru kanak-kanak (TK) itu dilatih menjadi qari berkualitas internasional.
“Zikri ini memang dari awal punya bakat di suara, cuma harus dilatih. Insya Allah saya berjanji dalam diri saya untuk mencetak Zikri menjadi qari Internasional,” ujar Asril.
Zikri menambahkan, setiap hari tepat pukul 5 sore, ia rela meninggalkan kebiasaan anak-anak seumurnya menonton televisi untuk berlatih Tilawah Al-Qur’an. Ia bertekat meraih impiannya sebagai qari internasional sebagaimana yang diimpikan kedua orang tua dan gurunya.
“Sejak sore saya dilatih pak Asril, berenti istirahat hanya saat waktu shalat. Itu terus dilakukan sampai lagu yang diinginkan tercapai,” kenangnya.
Dengan rendah hati, Zikri mengatakan keberhasilannya mencapai final bukan semata kerasnya latihan tapi ia meyakini ada peran doa kedua orang tua dan takdir Allah.
“Saya merasa hasil perjuangan ini karena doa orang tua dan kehendak Allah SWT,” imbuhnya.
Zikri pun berjanji seandainya ia menjadi juara pada MTQ Nasional kali ini, hal pertama yang ia lakukan adalah berterimakasih kepada pelatih dan kedua orang tuanya. Menurutnya peran pelatih dan orang tuanya lah yang membuat dirinya bisa seperti saat ini.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



