Padang, Bimas Islam --- Direktur Penerangan Agama Islam, Juraidi, menegaskan bahwa Panitia MTQ Nasional tahun 2020 menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Dengan demikian, MTQ Nasional yang berisi berbagai jenis syiar interaksi dan pengamalan Al-Qur'an diharapkan menjadi upaya mengetuk pintu langit agar pandemi Covid-19 segera berlalu.
"Kita sangat ketat dalam menerapkan protokol kesehatan. Pakai masker, cuci tangan, jaga jarak. Itu upaya lahiriah. Tapi kita perlu juga upaya batiniah. MTQ ini merupakan upaya mengetuk pintu langit," ungkap Juraidi dalam konferensi pers di Media Center MTQ Nasional 2020 di Masjid Raya Sumbar, Kota Padang, Rabu (18/11/20) siang.
Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Nasional ini menambahkan, MTQ Nasional 2020 merupakan wujud permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar wabah Covid-19 segera diangkat dari Indonesia dan seluruh dunia.
"Kita yakin bahwa Al-Qur'an adalah syifa', penyembuh bagi segala macam penyakit termasuk wabah pandemi Covid-19. Ini upaya batiniah kita. Ini upaya spiritual kita," tambahnya.
"Mudah-mudahan pendalaman Al-Qur'an, bacaan Al-Qur'an, hafalan Al-Qur'an yang dilantunkan oleh qori'/qori'ah, mufassir/mufassirah, hafizh/hafizhah menjadi pembuka jalan untuk mengetuk pintu langit sehingga Allah berkenan mengangkat pandemi Covid-19 dari Indonesia dan dunia," pungkas Juraidi.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



