Jakarta, Bimas Islam -- Tiga desa berhasil menyabet gelar pemenang Inovasi Kampung Moderasi Beragama (KMB), yaitu Desa Rama Agung Bengkulu yang menyabet gelar juara 1, Desa Dukuh Plumbon Banguntapan Yogyakarta meraih gelar juara 2, dan Desa Budakeling Karangasem Bali yang menempati juara ke-3.
Pengumuman pemenang Inovasi KMB itu disampaikan oleh Kepala Badan Litbang dan Diklat Kemenag, Suyitno pada Diskusi Publik Ekspose Inovasi Moderasi Beragama bertajuk ‘Membangun Harmoni melalui Kampung Moderasi dan Rumah Ibadah Moderasi’ di ASEEC Tower Universitas Airlangga, Senin (23/10/2023).
Ketiga desa tersebut, imbuh Suyitno, ditetapkan sebagai pemenang karena telah memenuhi sejumlah indikator, di antaranya keberadaan warga lintas agama, kesetaraan dan struktur sosial, rumah ibadah lebih dari satu agama, kegiatan tradisi lintas agama, ruang publik yang dapat dimanfaatkan lintas agama, kegiatan sosial lintas agama, dan fasilitas kegiatan keagamaan semua agama.
Terkait itu, Kasubdit Penyuluh Agama Islam, Amirullah mengapresiasi pencapaian tiga desa pemenang. “Pencapaian ini tidak terlepas dari semangat seluruh pihak dalam membumikan Moderasi Beragama di tengah masyarakat,” ujarnya.
Amirullah berharap, gerakan membumikan Moderasi Beragama melalui program KMB dapat terus dilakukan.
"Tahun 2024 kita akan memasuki tahap pengembangan. Sebanyak 1.000 KMB yang telah ditetapkan mesti semakin giat menjalankan program demi membentuk struktur kampung yang mengedepankan nilai-nilai Moderasi Beragama di tengah kehidupan sosial,” pungkasnya.
Diketahui, terdapat 25 kampung/desa yang turut berpartisipasi dalam perlombaan yang digelar sejak Agustus itu. Kampung/desa tersebut merupakan KMB yang terbentuk sejak awal tahun 2023.
Lia-Wcp/Mr



