Tarakan, Bimas Islam -- Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Kelas Literasi Zakat dan Wakaf, Selasa (22/8/2023), di Tarakan.
Kasubdit Edukasi, Inovasi dan Kerjasama Zakat dan Wakaf, Wida Sukmawati mengatakan Kemenag melalui Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf telah Menyusun Roadmap Literasi Zakat dan Wakaf 2023 – 2027.
“Roadmap ini merupakan panduan yang menggambarkan tahapan-tahapan dan strategi dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang zakat dan wakaf,” Ujarnya.
“Visi kemenag adalah mewujudkan literasi zakat dan wakaf yang tinggi (well literate) dalam rangka meningkatkan pengumpulan zakat dan wakaf untuk kesejahteraan umat,” tambahnya.
Wida berharap dengan edukasi dan kemitraan strategis yang melibatkan seluruh stakeholder zakat dan wakaf, pemanfaatan infrastruktur digital dalam peningkatan literasi zakat dan wakaf, dan membangun layanan pengumpulan zakat dan wakaf yang handal, dana zakat dan wakaf dapat terus ditingkatkan.
Kasubdit Edukasi, Inovasi dan Kerjasama Zakat dan Wakaf, Wida Sukmawati mengatakan Kemenag melalui Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf telah Menyusun Roadmap Literasi Zakat dan Wakaf 2023 – 2027.
“Roadmap ini merupakan panduan yang menggambarkan tahapan-tahapan dan strategi dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang zakat dan wakaf,” Ujarnya.
“Visi kemenag adalah mewujudkan literasi zakat dan wakaf yang tinggi (well literate) dalam rangka meningkatkan pengumpulan zakat dan wakaf untuk kesejahteraan umat,” tambahnya.
Wida berharap dengan edukasi dan kemitraan strategis yang melibatkan seluruh stakeholder zakat dan wakaf, pemanfaatan infrastruktur digital dalam peningkatan literasi zakat dan wakaf, dan membangun layanan pengumpulan zakat dan wakaf yang handal, dana zakat dan wakaf dapat terus ditingkatkan.
Kepala Kanwil Kemenag Kaltara diwakili Kepala Bidang Bimas Islam Saleh mengatakan, masyarakat perlu mendapatkan akses informasi secara masif terkait zakat dan wakaf.
"Literasi mengenai zakat dan wakaf harus kita sampaikan kepada masyarakat sesering mungkin. Zakat merupakan kewajiban umat Islam. Begitu juga dengan wakaf, bagaimana pengelolaannya, dan kita dorong masyarakat agar berwakaf," ujarnya.
Ia menjelaskan, minimnya literasi masyarakat terkait zakat dan wakaf menjadi dasar digelarnya kegiatan itu. Ia berharap, literasi zakat dan wakaf masyarakat terus meningkat.
"Saya berharap, pemangku kebijakan terus mengampanyekan zakat dan wakaf kepada masyarakat. Sehingga, masyarakat mengetahui secara menyeluruh tentang zakat dan wakaf," ungkapnya.
Kelas Literasi Zakat dan Wakaf itu juga dihadiri Ketua MUI Kaltara dan Kepala Pelaksana BAZNAS Tarakan, dan juga diikuti oleh penyuluh agama Islam dan jajaran pegawai di lingkungan kemenag
Acara ini dapat disaksikan kembali melalui kanal Youtube Literasi Zakat Wakaf.
Acara ini dapat disaksikan kembali melalui kanal Youtube Literasi Zakat Wakaf.
Andayani-Fn/Mr



