Jakarta, Bimas Islam --- Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi membuka program bimtek penceramah agama bersertifikat. Zainut mengatakan materi yang terdapat dalam program bimtek sangat diperlukan dalam menyikapi semangat tuntutan zaman dan umat.
“Karena ummat membutuhkan tuntunan ajaran agama yang rahmatan lil alamin, penuh dengan kedamaian dan persaudaraan,” katanya dalam memberikan sambutan Sosialisasi Program Bimtek Penceramah Bersertifikat di Jakarta, Rabu (16/9).
Selain itu, peserta juga dibekali materi pemahaman kebijakan pemerintah terkait pelaksanaan dakwah, moderasi beragama dan kehidupan umat beragama.
“Penceramah juga diberikan isu-isu aktual dan strategi dakwah milenial hingga literasi digital dalam pelaksanaan dakwah,” katanya.
Sementara itu, Direktur Penerangan Agama Islam Juraidi dalam laporannya mengatakan, pencanangan program Penceramah Bersertifikat ini berdasarkan empat rumusan. Pertama, bertujuan untuk meningkatkan dan menguatkan kompetensi penceramah dari aspek materi maupun metodologi dakwah.
“Kedua, program penceramah bersertifikat berbeda dengan sertifikasi penceramah, di mana sertifikat diberikan kepada setiap peserta yang mengikuti bimbingan teknis dan program penceramah bersertifikat bersifat voluntary (sukarela) bukan mandatory (kewajiban) yang memiliki konsekuensi hukum,” katanya.
Keempat, program penceramah bersertifikat, lanjutnya. Diselenggarakan pemerintah sebagai fasilitator, sehingga mendorong partisipasi masyarakat dan bertanggung jawab menyiapkan kader-kader dakwah yang memiliki kompetensi dari aspek materi maupun metodologi.
Tampak hadir Sekretaris Ditjen Bimas Islam Muhammad Fuad Nasar, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Moh. Agus Salim, Kepala Biro Hukum Kerjasama Luar Negeri M. Mudhofir dan para pejabat di lingkungan Ditjen Bimas Islam.
Hadir juga dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 16-18 September 2020 ini, para ketua dan sekretaris Ormas Islam tingkat pusat yang berada di Jabodetabek.
(tap/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



