Jakarta, Bimas Islam --- Seorang yang melaksanakan puasa tidak hanya sekedar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga hawa nafsu, pikiran dan hatinya. Dengan kata lain bahwa puasa bukan hanya sekedar berisi peribadatan, namun puasa menghadirkan ruang untuk merenung dan berkontemplasi, serta merekam pelajaran apa saja yang dapat kita petik.
"Ibarat komputer, puasa itu seperti proses restart yang dapat dimaknai bahwa kita akan memulai proses memulai kembali sebagai langkah untuk mengintegrasikan kembali antara software/rohani kita dan hardware/jasmani kita agar dapat terkoneksi secara baik dan holistik," hal itu dikatakan Wakil Menteri Agama Zainut Tauhidi Sa’adi pada talkshow OBSESI (Obrolan Seputar Soal Islam) yang digelar Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam melalui room meeting online, Senin (04/05).
“Tentunya sebagai ibadah yang disyariatkan oleh Allah, puasa memiliki tata cara yang harus kita lakukan dalam bulan suci ini,” jelasnya.
Tercatat hingga hari Senin (04/05) ini, terdapat 1,6juta warga negara Indonesia yang tidak lagi mendapatkan pekerjaan atau kena PHK. kemudian juga saat ini ada sebanyak 115 juta masyarakat yang rentan miskin dengan adanya musibah Covid-19.
“Semoga puasa di tengah pandemi ini kali ini, mampu menumbuhkan/meningkatkan kepekaan tidak hanya kepekaan ritual, tetapi juga kepekaan sosial,” harap Wamenag.
“Kepekaan sosial adalah bagaimana kita memberikan empati dan ikut berbagi dengan saudara-saudara kita. Empati berarti suatu keadaan dimana orang merasa dirinya berada dalam perasaan atau pikiran yang sama dengan orang lain, sementara melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial merupakan tindakan moral seperti rela membantu seseorang yang membutuhkan setiap musibah,” urai Wamenag.
“Musibah kali ini tidak hanya terhadap suatu kelompok, tetapi merupakan musibah yang menimpa seluruh umat manusia di seluruh dunia,” tandas Wamenag
Talkshow yang bertajuk Optimalisasi Ibadah di Rumah di Tengah Pandemi ini, hadir sebagai moderator adalah Kepala Bagian Kerja Sama Luar Negeri Biro Hukum dan Kerja Sama Luar Negeri Thobib Al Asyhar. Talkshow ini, juga disiarkan live pada channel Youtube Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam.
(nhk/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



