Konten berita umum

Bogor, bimasislam --- Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Muhammadiyah Amin menegaskan, saat ini sudah saatnya rumah ibadah-Masjid dilengkapi…

Bogor, bimasislam --- Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin menyampaikan bahwa instansi yang dipimpinnya berkomitmen untuk melayani seluruh warga negara…

Jakarta, Bimasislam -- Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Muhammadiyah Amin menerima kunjungan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit di Ruang…

Jakarta, bimasislam --- Dalam rangka meningkatkan kedisiplinan pegawai dalam kehadiran bekerja setelah libur Lebaran, Sekretaris Direktorat Jenderal…

Jakarta, bimasislam --- Presiden Joko Widodo menunaikan salat Idulfitri 1440H di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (05/06) pagi. Turut mendampingi Ibu Iriana…

Jakarta, bima i lam --- Kementerian Agama mengapre ia i yiar zakat dan pencapaian pengumpulan zakat pada BAZNAS dan Lembaga-Lembaga Amil Zakat (LAZ) elama Ramadhan 1440H/2019M. Direktur Pemberdayaa

Jakarta, bimasislam --- Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI) terus melakukan persiapan menyambut ribuan umat muslim yang hendak melaksanakan…

Jakarta, bima i lam --- Sidang I bat yang digelar oleh Kementerian Agama telah memutu kan bahwa 1 Syawal 1440H jatuh pada hari Rabu, 5 Juni 2019. Dalam melakukan penetapan ter ebut, Kementerian Agama

Jakarta, bima i lam --- Pemerintah melalui Kementerian Agama be erta Majeli Ulama Indone ia (MUI) teru berupaya untuk melakukan penyatuan kalender hijriyah di Indone ia. Pa ka Ramadan, MUI akan meng

Jakarta, bima i lam --- Menag Lukman Hakim Saifuddin diberitakan menerima Rp70juta dari mantan Kakanwil Kemenag Jawa Timur Hari Ha anuddin. Pemberitaan ter ebut dida arkan pada dakwaan untuk terdakwa

Jakarta, bima i lam --- Pemerintah melalui Kementerian Agama ele ai menggelar Sidang I bat petang ini. Ha ilnya diputu kan Idul Fitri 1 Syawal 1440 H jatuh pada tanggal 5 Juni 2019. Sidang Penetapa

Jakarta, bima i lam --- Pakar a tronomi dari Tim Falakiyah Kementerian Agama Cecep Nurwendaya menega kan bahwa tidak ada referen i empirik vi ibilita (ketampakan) hilal awal Syawal 1440H bi a teramat